4 Makanan Tanpa Kalori: Apakah Makanan Berkalori Negatif Aman?

Vitaminc.tech - Apakah ada yang namanya makanan tanpa kalori? Makanan tanpa kalori telah lama dipuji sebagai bahan rahasia saat melakukan diet, atau cara untuk membuat makanan favorit, pencuci mulut, dan camilan rendah kalori menjadi lebih baik untuk Anda.

Kalori negatif, atau makanan 0 kalori, dikatakan makanan yang sangat rendah kalori sehingga energi yang digunakan untuk mengunyah dan mencerna makanan menggunakan lebih dari yang dikandungnya. Kedengarannya terlalu bagus untuk jadi kenyataan?

Meskipun ada banyak makanan rendah kalori di luar sana yang akan membantu menurunkan berat badan, secara teknis tidak ada yang namanya makanan nol kalori, hanya makanan sehat yang rendah karbohidrat atau rendah lemak yang mengandung nutrisi!

Apakah Makanan Berkalori Negatif itu Sehat?

Ahli gizi telah memperdebatkan selama bertahun-tahun tentang label makanan 'nol kalori', dan karena kalori yang masuk vs. kalori yang digunakan saat mencerna bukanlah ilmu pasti karena setiap orang memiliki tingkat metabolisme yang berbeda dan memproses makanan secara berbeda.

Oleh karena itu 'nol kalori; bukanlah tagline yang bersedia digunakan oleh banyak profesional kesehatan. Untuk mengatakan bahwa tubuh Anda membakar lebih banyak kalori untuk mencerna makanan daripada yang sebenarnya dikandung makanan itu belum terbukti.

Satu hal yang dapat disepakati oleh ahli gizi adalah bahwa ada makanan, yaitu buah-buahan dan sayuran, yang sangat rendah kalori dan sangat baik untuk Anda.

Namun, Anda tidak disarankan hanya makan makanan ini, karena setiap orang perlu Daftar Judi Bola Resmi makan sejumlah kalori setiap hari agar tubuh berfungsi dengan baik dan makanan 'nol kalori' ini tidak akan memberi Anda cukup kalori.

Atau menyediakan diet seimbang jangka panjang. Mengikuti diet ekstrem apa pun bisa berbahaya bagi kesehatan Anda dan makanan rendah kalori ini dimaksudkan untuk dimakan sebagai bagian dari diet seimbang dan gaya hidup sehat.

4 Makanan Nol Kalori

1. Strawberry
Stroberi sangat disukai karena rasa manisnya yang berair dan warnanya yang merah cerah. Berry musiman serbaguna dan bisa digunakan dalam salad, dipanggang atau dimakan sendiri sebagai camilan.

Jumlah kalori: 32 kalori per 100 gram

Nutrisi: Stroberi mengandung polifenol yang dipercaya memiliki efek pencegahan terhadap penyakit jantung. Mereka mengandung antioksidan, kalium, serat, vitamin C dan rendah lemak.

2. Semangka
Semangka, seperti banyak melon, dianggap sebagai sahabat diet karena bisa dimakan dalam porsi besar dan rendah kalori. Semangka adalah 91% air, itulah mengapa sangat rendah kalori. Semangka yang menyegarkan dapat digunakan dalam salad, dimakan sendiri atau dicampur menjadi smoothie yang lezat.

Jumlah kalori: 30 kalori per 100 gram

Nutrisi: Semangka tidak mengandung lemak. Ini adalah sumber vitamin C, B5 dan A. Ini juga mengandung kalium dan tembaga (mineral yang dibutuhkan tubuh), asam amino citrulline dan antioksidan likopen.

3. Apel hijau
Apel hijau, juga dikenal sebagai apel Granny Smith, adalah jenis apel yang asam tapi enak yang dapat ditemukan sepanjang tahun di supermarket. Mereka bagus sebagai camilan atau disajikan dengan sereal atau yoghurt.

Jumlah kalori: 58 kalori per 100 gram

Nutrisi: Apel hijau mengandung procyanidins (sejenis flavonoid yang menurunkan kolesterol jahat), polifenol, antioksidan, vitamin A dan serat yang tinggi.

4. Brokoli
Sayuran hijau adalah bagian penting dari diet apa pun dan brokoli dianggap hijau berdaun. Sementara banyak yang hanya makan bagian atas (atau 'daun'), tangkai brokoli juga bisa dimakan. Brokoli bagus untuk banyak hidangan gurih seperti tumis, roti sayur, atau sebagai pendamping yang sehat saat makan malam.

Jumlah kalori: 33 kalori per 100 gram

Nutrisi: Tidak seperti kebanyakan sayuran, brokoli mengandung zat besi dan protein. Ini juga merupakan sumber serat, vitamin C, vitamin K dan antioksidan yang kaya.

0 komentar:

Posting Komentar