SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri): Cara Cegah Kanker Payudara oleh - vitaminc.tech

Halo sahabat selamat datang di website vitaminc.tech, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri): Cara Cegah Kanker Payudara oleh - vitaminc.tech, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

SADARI (pemeriksaan payudara sendiri) dilakukan untuk mencegah kanker payudara. Pemeriksaan ini disarankan untuk semua wanita sebulan sekali sekitar 7-10 hari sesudah menstruasi. Ketahui apa itu SADARI, cara pemeriksaan payudara sendiri, dan tips menjaga kesehatan payudara.

SADARI-doktersehat

Apa Itu SADARI?

Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) adalah pemeriksaan mandiri yang dilakukan oleh wanita untuk mengecek apakah ada perubahan atau kelainan pada payudara. Tujuan dari SADARI adalah untuk memeriksa apakah ada benjolan, masalah pada jaringan payudara, atau tanda-tanda lain yang mungkin gejala kanker payudara awal.

Pemeriksaan payudara sendiri direkomendasikan untuk semua wanita mulai dari usia 20 tahun. Periksa payudara sendiri dapat membantu mencegah kanker payudara dengan cara mengidentifikasi kanker payudara sejak awal sehingga perawatan dan pengobatan dapat dilakukan sebelum kanker menyebar lebih parah.

Mengapa Harus Melakukan SADARI?

Pemeriksaan payudara sendiri dilakukan untuk meningkatkan kesadaran kesehatan payudara serta mencegah bahaya kanker payudara sejak dini. Wanita yang periksa payudara sendiri akan memahami apakah ada benjolan di payudara atau tanda-tanda lainnya yang mengarah pada risiko kanker payudara.

Sebagian besar pasien kanker payudara baru memeriksakan keadaannya saat sudah berada di stadium kanker lanjut. Maka dari itu, pemeriksaan payudara ini dianggap menjadi langkah awal yang tepat untuk membantu mendeteksi kanker payudara karena setiap wanita akan mengerti bila ada yang tidak normal di payudaranya.

Sejumlah wanita melaporkan tanda-tanda kanker payudara sejak awal setelah melakukan pemeriksaan payudara mandiri. Setelah itu, dokter akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk diagnosis kanker payudara atau gangguan lainnya. Tindakan ini membantu perawatan dan pengobatan sebelum kondisi pasien memburuk.

Kapan Harus Melakukan SADARI?

Setiap wanita sejak usia 20 tahun disarankan untuk melakukan pemeriksaan payudara sendiri satu bulan sekali. Berdasarkan rekomendasi dari Yayasan Kanker Indonesia, SADARI sebaiknya dilakukan 7-10 setelah menstruasi. Keseluruhan pemeriksaan hanya membutuhkan waktu sekitar 7 menit.

Sebaiknya tidak periksa payudara sendiri saat sedang menstruasi karena Anda sedang mengalami perubahan hormon yang menyebabkan perubahan jaringan payudara. Payudara cenderung akan membengkak dan mengencang jadi Anda tidak mendapatkan kondisi payudara yang sebenarnya.

Baca Juga: Kanker Payudara: Gejala, Penyebab, Cara Mengobati, Pencegahan, dll

Cara Pemeriksaan Payudara Sendiri

Berikut ini cara periksa payudara sendiri untuk deteksi dini kanker payudara berdasarkan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia:

1. SADARI di Depan Cermin

Pahami cara memeriksa payudara di depan cermin, yaitu:

Posisi Pertama

  • Berdiri tegak di depan cermin, lepaskan pakaian bagian atas.
  • Setelah itu, angkat kedua lengan ke atas lalu tekuk siku. Letakan tangan di belakang kepala dan dorong siku ke depan.
  • Amati bila ada perubahan atau kelainan pada payudara, termasuk bentuk payudara, puting, dan permukaan kulit payudara.
  • Jangan khawatir bila ukuran payudara yang kanan dan kiri tidak simetris, itu normal.

Posisi Kedua

  • Letakan tangan di pinggang dan condongkan bahu ke depan.
  • Dorong kedua siku ke depan sambil mengencangkan otot dada.
  • Amati kondisi payudara dalam keadaan seperti menggantung.
  • Cermati semua permukaan payudara termasuk bagian bawah, puting, hingga di sekitar ketiak.

Posisi Ketiga

  • Angkat lengan kiri ke atas
  • Lalu, tekuk siku kiri dan sentuh bagian atas punggung atau bahu
  • Tangan kanan memeriksa payudara bagian kiri termasuk bagian bawah payudara dan sekitar ketiak.
  • Gunakan ujung jari tangan kanan untuk meraba payudara dalam gerakan ke atas dan bawah, lalu gerakan melingkar, dan gerakan lurus dari ujung payudara ke puting.
  • Ulangi teknik tersebut untuk memeriksa payudara kanan dengan tangan kiri.

Posisi Keempat

  • Berdiri tegak.
  • Periksa puting dengan cara mencubit kedua puting dengan lembut.
  • Perhatikan bila ada cairan yang keluar.
  • Bila tidak ada cairan, berarti payudara normal.
  • Bila ada cairan, sebaiknya segera konsultasi ke dokter.

Baca Juga: 8 Ciri-Ciri Kanker Payudara yang Mudah Dikenali (Hati-Hati)

2. SADARI saat Mandi

Anda juga dapat melakukan pemeriksaan payudara sendiri, langkah-langkahnya:

  • Gunakan busa sabun untuk memudahkan pergerakan tangan untuk merasakan bila ada benjolan di payudara.
  • Angkat tangan kanan ke atas dan letakan di belakang kepala.
  • Gunakan tangan kiri untuk meraba payudara kanan.
  • Lakukan gerakan melingkar dengan lembut di seluruh permukaan payudara.
  • Tekan dengan lembut bagian payudara.
  • Rasakan bila Anda benjolan atau tanda-tanda yang tidak biasa lainnya.
  • Ulangi gerakan untuk memeriksa payudara sisi satunya lagi.

3. SADARI dalam Posisi Berbaring

Siapkan bantal dan losion atau minyak esensial.

  • Letakan bantal di bawah pundak dan berbaring.
  • Posisikan tangan kanan di bawah kepala.
  • Periksa payudara kanan dengan tangan kiri yang sudah diberi losion atau minyak esensial.
  • Lakukan gerakan melingkar dari titik jam 12 ke titik angka 1 dan lanjutkan gerakan satu lingkaran.
  • Ulangi gerakan pada bagian payudara lainnya.
  • Jangan lupa untuk memeriksa bagian putik dan ketiak juga.

Periksa payudara dengan tekanan ringan, sedang, lalu sedikit kuat. Tekan bagian puting susu juga dan amati apakah ada cairan yang keluar. Bila Anda merasakan adanya benjolan, jangan panik dan sebaiknya selesaikan dulu pemeriksaan kedua payudara.

Ciri Payudara Tidak Normal

Tujuan SADARI adalah untuk menemukan adanya masalah pada payudara, termasuk:

  • Benjolan
  • Perubahan ukuran payudara
  • Perubahan permukaan kulit di payudara, apabila kulit mengerut seperti kulit jeruk
  • Cairan dari puting payudara
  • Penebalan kulit
  • Nyeri payudara
  • Benjolan keras di lengan atas atau ketiak
  • Benjolan lain di sekitar leher
  • Bengkak, gatal, luka, bersisik, merah, atau payudara terasa hangat
  • Perubahan lain pada payudara yang tidak dapat dijelaskan dan sebelumnya tidak ada

Apabila Anda menemukan tanda-tanda tersebut di payudara, segera konsultasi ke dokter. Dokter akan memeriksa secara medis termasuk termasuk pemeriksaan payudara klinis, mammogram dan ultrasound.

Itulah pembahasan lengkap tentang apa itu SADARI dan cara melakukannya. Pemeriksaan payudara sendiri dapat membantu wanita untuk mengenali payudaranya sendiri sehingga dapat memeriksakan diri lebih awal bila ditemukan gejala kanker payudara.

 

  1. Breast Cancer Care Alliance MRCCC Siloam Hospitals Semanggi. 2019. Cara Mudah Deteksi Kanker Payudara dengan SADARI dan SADANIS. https://www.siloamhospitals.com/Contents/News-Events/Advertorial/2019/11/05/02/22/Cara-Mudah-Deteksi-Kanker-Payudara-dengan-SADARI-dan-SADANIS. (Diakses pada 25 Juni 2019).
  2. Kemenkes. 2016. Enam Langkah SADARI untuk Deteksi Dini Kanker Payudara. http://p2ptm.kemkes.go.id/artikel-sehat/enam-langkah-sadari-untuk-deteksi-dini-kanker-payudara. (Diakses pada 25 Juni 2019).
  3. MayoClinic. 2020. Breast self-exam for breast awareness. https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/breast-exam/about/pac-20393237. (Diakses pada 25 Juni 2019).
  4. Ula, Zumrotul, SST.,M.Kes. 2019. SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) Sebagai Deteksi Dini Kanker Payudara. https://stikessurabaya.ac.id/2019/04/23/sadari-pemeriksaan-payudara-sendiri-sebagai-deteksi-dini-kanker-payudara/. (Diakses pada 25 Juni 2019).

Itulah tadi informasi mengenai SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri): Cara Cegah Kanker Payudara oleh - vitaminc.tech dan sekianlah artikel dari kami vitaminc.tech, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

0 komentar:

Posting Komentar